Tubuh mempunyai sistem alarm. Syaraf dan indera kita dapat memberikan tanda bahaya jika ada hal yang membahayakan secara fisik. Bagaimana jika alarm lelah dalam otot kita dihilangkan ? Komite Olimpiade melarang penggunaan doping pada para atlit.Ternyata otak dan pikiran kita mempunyai tanda bahaya juga. Tetapi seringkali tanda bahaya ini kita abaikan. Bahkan ada banyak usaha untuk mematikan alarm ini.
Anda pernah merasa bosan dengan suatu hal ? Saya pernah. Kita mempunyai hal yang tidak kita sukai dan ada hal yang kita sukai. Suatu minat tertentu akan timbul jika kita membutuhkan sesuatu yang kita minati tersebut. Dengan adanya minat yang tinggi terhadap musik, maka keseluruhan sistem pikiran kita memberikan tanda bahwa kita membutuhkan musik.
Saya tumbuh dengan suatu konsep bahwa beristirahat dan liburan adalah hal mewah yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Saya senang sekali dengan liburan dan santai. Tetapi pola pikir yang terbentuk dalam diri saya adalah pola pikir bekerja. Rasanya berdosa sekali jika mempergunakan waktu dan uang untuk liburan dan santai dengan keluarga. Hal ini adalah hal yang fatal. Memacu mental tanpa ada istirahat adalah layaknya doping. Untuk saya pekerjaan bukanlah suatu hal yang menarik. Segala sesuatu harus dilakukan secara formal dan serius. Lembur dan bekerja di rumah adalah suatu kewajiban.
Tapi jangan salah mengerti dulu ! Serius dan profesional adalah hal yang baik. Bekerja keras adalah hal yang baik. Tetapi ada sesuatu yang salah dalam pola pikir saya pada waktu itu. Memaksa mental untuk bekerja tanpa disertai adanya minat dalam waktu yang panjang ternyata tidak baik.
Otak tengah yang merupakan sistem distribusi informasi pada otak kita tidak dapat berfungsi maksimal. Senang dan minat dalam melakukan sesuatu merupakan vitamin untuk mental dan pikiran kita. Otak kita sebenarnya lelah dengan berbagai macam pengelompokan dan pemisahan. Dunia pekerjaan dan dunia hobby biasanya adalah hal yang terpisah. Lihatlah hari Minggu pagi di Senayan. Banyak bapak-bapak yang memakai atribut olah-raga seperti waktu sma. Hoby mereka dan pekerjaan mereka bertolak belakang. Para bapak-bapak ini (termasuk saya dulu lho..) hidup dalam dua alam. Seperti amfibi saja layaknya. Yang lebih parah lagi sebenarnya mereka hidup di banyak alam. Alam pekerjaan, Alam hoby, Alam keluarga, Alam diri sendiri, juga Alam spiritual. Masing-masing alam menuntut kita berperan sebagai seorang individu yang berbeda.
Hidup dalam integritas yang tinggi adalah hidup sebagai sebuah pribadi yang lengkap. Dengan minat yang tinggi pada semua peran kita, dan menjadikannya satu, maka kita akan lebih utuh. Ini adalah pekerjaan seumur hidup.
Halaman ix pengantar dari Pak Alexander Andri di buku Sinergi 3 Otak :
Dunia dipenuhi oleh para bijaksana yang lahir sepanjang zaman. Namun anehnya, para filsuf pun selama lebih dari 6.000 tahun belum ada yang berhasil mengupas tuntas rahasia kehidupan tertinggi. Bahkan ilmuwan sepanjang masa, baru menemukan sedikit sekali dari alam semesta ini.
Tetapi paling tidak anda tahu apa yang anda lakukan sekarang ini.
Hartono.
